Menyimpan data di dalam bakteri

Berapa besar kapasitas hard drive komputer anda? Angka yang paling besar yang umum digunakan saat ini adalah 2 TB (setara dengan 2000 GB). Misalkan anda perlu menyimpan data sebesar 900,000 GB, anda memerlukan 450 X 2 TB hard drive. Jika masing-masing beratnya sekitar 3 kilogram, berat totalnya adalah lebih dari satu ton. Belum lagi ukuran ruang yang diperlukan untuk meletakkan semuanya.

Tetapi sebuah penelitian yang dilakukan oleh 11 mahasiswa dari Hongkong mengungkapkan bahwa anda bisa menyimpan data sebesar itu dalam media penyimpanan seberat kira-kira satu gram. Metode yang mereka gunakan disebut “biostorage” dan media yang mereka gunakan adalah bakteri Escherichia coli, a.k.a. E. coli – atau lebih dikenal sebagai bakteri penyebab diare yang umum ditemukan di dalam sistem pencernaan manusia.

Meskipun proses penyimpanan data tersebut dikategorikan sebagai “mudah” (jika anda adalah ahli dalam bidang manipulasi sel), sepertinya kita tidak perlu menjelaskannya secara mendetail di sini. Yang jelas, selain kapasitas penyimpanan yang gila-gilaan besar dalam dimensi media yang sangat kecil, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari metode ini:

  • Yang pertama adalah melimpahnya bahan baku yang sangat tahan banting. Bakteri bisa ditemukan di mana saja dan mampu bertahan hidup bahkan dari bencana ledakan nuklir.
  • Yang kedua adalah umur penyimpanan data yang sangat lama. Karena bakteri terus bereproduksi dan data yang tersimpan di DNA mereka akan diteruskan ke generasi berikutnya, data tersebut masih akan bertahan sampai ribuan tahun kemudian.
  • Dan yang terakhir, keamanan data. Tidak perlu khawatir terhadap serangan hacker karena karena bakteri tidak bisa di-hack. Selain itu, bakteri tidak membutuhkan listrik seperti peralatan elektronik umumnya. Sangat cocok untuk Indonesia yang aliran listriknya “kurang” bisa diandalkan.

Sayangnya, metode ini belum bisa diterapkan untuk keperluan rumah tangga manusia biasa, karena proses penyimpanan dan pengambilan data masih harus dilakukan oleh sekelompok ilmuwan di dalam laboratorium.

Sumber artikel: Need large-capacity data storage? Try your intestine | Storage & Backup | Macworld.

Posted by:thurana

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.