Dear: Rekan Kerja Yang Menyebalkan

“Kamu sudah membaca emailku yang kukirim setengah jam lalu?” Tanya si Boss ketika bertemu seorang karyawannya di lantai dasar gedung waktu makan siang.
“Belum, apakah masalah urgent?” Jawab sang karyawan.
“Iya, sebaiknya kamu baca.”
Maka kembalilah sang karyawan ke kantornya di lantai 15, menyalakan komputer, menunggu sesaat, membuka aplikasi email, menunggu lagi, mencari pesan dari sang bos lalu membukanya. Isinya:
“Nanti kita makan siang bareng, ya?”

Semua orang punya rekan kerja yang menyebalkan. Masalahnya tidak semua orang bisa menghadapinya. Jika anda tidak punya hati (atau keberanian) untuk mengatakan hal-hal apa yang menyebalkan dari rekan anda tersebut, kenapa tidak menggunakan fasilitas yang diberikan oleh website Annoying Coworker untuk mengirimkan email anonim kepadanya?

Misalnya:

Jika kamu mengirimkan email kepada saya, tidak usah datang untuk memberitahukannya. Saya tidak akan mengirimkan email kepadamu untuk memberitahukan bahwa saya akan datang ketempatmu untuk berbicara. Jangan membuang-buang waktuku!

Tetapi siapa tahu sebetulnya rekan kerja tersebut sedang melakukan aksi-aksi PDKT?

annoyingcoworker.jpg

[via 43f links]

(Via Lifehacker.)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top